Latest Movie :
SELAMAT DATANG DAN SLAMAT MEMBACA BLOG SAYA YANG SEDERHANA INI santun saya PUJANGGA HINA

kumpulan doa dibulan puasa



Sebaiknya selama bulan Ramadhan kita mengisi dengan berbagai amalan-amalan sunnah. Di antaranya adalah amalan do’a dan dzikir. Di bawah ini ada sebagian Kumpulan amalan do’a dan dzikir di bulan Ramadhan yang dapat kita lakukan pada Bulan Puasa Ramadhan.


1. Do'a Niat Mandi Sunat Awal Ramadhan


نَوَيْتُ الغُسْلَ لِدُخُوْلِ رَمَضَانَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul Ghusla Lidzuu khuli Ramadhona Sunata Lillaahita'ala.
Artinya :
" Aku berniat mandi sunat bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala ".

2. Do'a Menjumpai Malam Pertama Bulan Ramadhan

رَبِّى وَرَبَّكَ اللهُ هِلاَلُ خَيْرَ وَرُشْدٍِ اَللَّهُمَّ اَهْلِهُ عَلَيْنَا بِالسَّلاَمَةِ وَالاِسْلاَمِ وَالاَمْنِ وَالاِيْمَانِ

Rabbi warabbakallahu Hilalu Khoiro warushdzi, Allaahumma Ahlihu ngalaina bissalamati wal islami wal amni wa iimani.

Artinya :

" Tuhanku & Tuhanmu adalah Allah, Ia adalah bulan sabit Kebajikan & Petunjuk. Ya Allah terbitkanlah Ia atas kami dengan kesejahteraan, Islam, aman & iman ".

      3. Do'a Niat Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍّ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhi syahri romadhoona haadzihis sanati lillaahi ta ‘aala.
Artinya :
" Aku niat berpuasa esok hari utk menunaikan kewajiban bulan ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala ".
4. Do'a Berbuka Puasa
اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ ءَامَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allahumma laka Shumtu wabika aamantu wa’ala risqika afthartu birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya :
" Ya Allah karena engkau saya berpuasa & kepada engkau aku beriman & atas rezeki yang engkau beriman saya berbuka, dengen rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Pengasih dari semua yang pengasih ".

5. Do'a Niat Shalat Tarawih

a. Niat untuk imam:
أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
            Ushalli sunnatat-tarawihi rak'ataini Mustakbilal kiblati Imamma Lillaahi Ta'ala.
            Artinya :" Aku berniat Shalat Tarawih dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta'ala ".
b. Niat untuk makmum:

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat-tarawihi rak'ataini Mustakbilal kiblati Ma'mumma Lillaahi Ta'ala.
Artinya :
" Aku berniat Shalat Tarawih dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta'ala ".
6. Do'a Niat Shalat Witir Satu Raka'at
a. Niat untuk imam:

أُصَلِّي سُنَّةً الْوِتْرِ رَكْعَةَ اِمَامًا للهِ تَعَالى

Ushallii sunnatal-witri rak’atan Imamma lillaahi ta’aalaa.
Artinya :
" Aku berniat shalat satu rakaat witir jadi imam karena Allah Ta’ala ".
  1. b. Niat untuk makmum:
أُصَلِّي سُنَّةً الْوِتْرِ رَكْعَةَ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالى
Ushallii sunnatal-witri rak’atan lillaahi ta’aalaa.
" Aku berniat shalat satu rakaat witir jadi makmum karena Allah Ta’ala ".
7. Do'a Niat Shalat Witir Dua Raka'at
a. Niat untuk imam:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ اِمَامًا للهِ تَعَال
Ushallii sunnatal-witri rak’ataini Imamma lillaahi ta’aalaa.
Artinya :
" Aku berniat shalat witir dua rakaat jadi imam karena Allah Ta’ala ".
b. Niat untuk makmum:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَال
Ushallii sunnatal-witri rak’ataini ma'muumma lillaahi ta’aalaa.
Artinya :
" Aku berniat shalat witir dua rakaat jadi makmum karena Allah Ta’ala ".
8. Do'a Niat Diam (I’tikaf) di Mesjid
a. Niat I’tikaf sunnah

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فىِ هَذاَ المَسْجِدِ مُدَّةَ إِقاَمَةِ فِيْهِ سُنَّةً ِللهِ تَعاَلىَ
Nawaitu an-a'takifa fii haadzal masjidi sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
" Aku niat I’tikaf di mesjid ini selama tinggal di dalamnya, Sunnah karena Allah SWT ".
b. Niat I’tikaf wajib atau yang dinadzarkan

نَذَرْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فىِ هَذاَ المَسْجِدِ مُدَّةَ إِقاَمَةٍ فِيْهِ فَرْضاً ِللهِ تَعاَلىَ
Nadzartu an-a'takifa fii haadzal masjidi sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
"Aku nadzar (janji) I’tikaf di mesjid ini selama tinggal di dalamnya, fardu karena Allah SWT".

9. Do'a Malam Lailatul Qadar

اللَّهُمَّ إنَّك عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma Innaka 'Afuwwun, Tuhibbul 'Afwa, Fa'fu 'Anni
Artinya :
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Senang Memaafkan, maka maafkanlah kesalahanku."




wajib baca
KEUTAMAAN PUASA  DIBULAN RAMADHON



Keutamaan Puasa 30 Hari di Bulan Ramadhan

Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.

Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika
keduanya mukmin.

Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat”.

Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).

Pada malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.

Pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.

Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.

Pada malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin a.s.

Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allag Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi SAW.

Pada Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.

Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.

Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.

Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.

Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.

Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.

Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.

Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.

Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.”

Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.

Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).

Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.

Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.

Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.

Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.

Pada malam kedua puluh lima, Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.

Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.

Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.

Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.

Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.

Dan pada malam ketiga puluh, Allah berfirman:”Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari iar Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku” (HR Majalis).


Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. mari berkreasi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger